Envy

Hallo...
aku hanya ingin mampir untuk menulis karena teringat tentang buku yang pernah ku baca, dan sedang ku baca ulang untuk kesekian kalinya.
buku yang cukup menarik dan cukup banyak mengubah cara ku melihat sekitar.
dalam buku nietzsche yang berjudul zarathustra bagian "The Tarantulas"  ada satu kutipan yang membuat ku membaca nya berulang-ulang kali untuk memastikan aku mengerti dengan baik dan mengambil nilai nya. Kutipan itu "And when they become subtle and cold, it is not spirit, but envy, that makes them so." yang berarti: Dan bilamana mereka menjadi santun dan dingin, maka itu bukanlah pikiran mereka melainkan iri hati mereka yang membuat mereka demikian.

saat membaca bagian tersebut ada rasa tidak nyaman, rasa menggangu dalam hati ku, seperti pernyataan yang salah yang tidak sesuai dengan nilai yang kupegang, selama ini aku berpikir berbuat baik, menjadi orang yang santun itu kewajiban, aku tulus melakukannya. Tapi zarathustra bilang "iri hati mereka yang membuat demikian" sampai pada titik aku mengakui memang perbuatan baik yang kulakukan tidak hanya berdasarkan moral yang ku punya tetapi memang ada rasa iri dalam setiap kebaikan yang kuberi.
Karena rasanya selalu salah jika berbuat baik dan mengharapkan hal baik juga terjadi padaku, tetapi kenyataannya kebaikan yang kuberi, cara ku memperlakukan orang lain dengan baik, itu semua rasa iri ku yang juga ingin diperlakukan sama seperti itu. Melakukan hal baik dan mengharapkan hal baik itu terjadi juga padaku bukan kesalahan, itu adalah nilai yang aku ambil dari zarathustra aku tidak ingin menjadi munafik tulus tanpa berharap, tulisan ini menjadi penggakuan bahwa aku manusia yang iri. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mencicipi Rasa Cinta

Me 23 years old